Jumat, 22 Agustus, 2014

STUDI PROFIL KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SEKOLAH MENENGAH UMUM

H. Qowaid, dkk. 

Puslitbang Pendidikan Agama Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan

Departemen Agama RI, 2003. 139 halaman  

 

 

Latar belakang pendidik pada umumnya dan guru pada khususnya memiliki posisi strategis dalam keseluruhan proses pembelajaran di sekolah, termasuk di dalamnya guru agama. Ini berarti bahwa pendidik disyaratkan memiliki kompetensi tertentu sesuai dengan apa yang diajarkan. Secara teoretis, guru harus mampu merencanakan, melaksanakan, menilai, membimbing dan melatih dalam proses pembelajaran. Dengan kualifikasi demikian, diharapkan pendidik atau guru dapat mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Tetapi apakah semua pendidik atau guru telah memiliki kompetensi demikian?

Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi guru pendidikan agama Islam pada SMU yang meliputi (a) kompetensi professional guru pendidikan agama Islam pada SMU, (b) kompetensi individual guru pendidikan agama Islam pada SMU dan (c) kompetensi sosial guru pendidikan agama Islam pada SMU.

Kegunaan/signifikansi hasil penelitian ini menyediakan data tentang kondisi kompetensi guru pendidikan agama Islam di SMU. Data tersebut dapat dijadikan landasan dalam perumusan dan pengambilan kebijakan dalam rangka peningkatan kualitas guru agama Islam khususnya di SMU.

Sasaran/lokasi penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Umum di enam dalam enam wilayah propinsi, yakni Medan Sumatera Utara, Jakarta, Bandung Jawa Barat, Semarang Jawa tengah, Surabaya Jawa Timur dan Makasar Sulawesi Selatan.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey dengan teknik analisis statistik deskriptif. Instrumen yang dipergunakan meliputi tiga paket (a) Pengetahuan materi pendidikan agama Islam berupa tes sebanyak 75 butir yang berguna untuk mengumpulkan data tentang penguasaan materi. (b) pengetahuan pengelolaan proses belajar mengajar dan evaluasi,  berupa tes sebanyak 50 butir yang berguna untuk mengumpulkan tentang pengetahuan guru yang berkaitan dengan pengelolaan proses belajar mengajar dan pengukuran dan evaluasi pembelajaran, kuesioner tentang kompetensi individual dan kompetensi sosial.

Temuan hasil penelitian ini sebagai berikut :1.    Penguasaan guru agama Islam terhadap materi pembelajaran gama Islam (PAI) termasuk dalam kategori baik.2.    Pengetahuan guru agama Islam terhadap pengelolaan proses pembelajaran termasuk dalam kategori kurang atau berada di tingkat paling rendah yakni kategori D. Kategori demikian memperlihatkan masih rendahnya pengetahuan Guru PAI dam PBM. Kondisi ini dapat berimplikasi terhadap proses belajar mengajar bidang studi PAI yang kurang kondusif dan kurang efektif.3.    Pengetahuan guru PAI terhadap pengukuran dan evaluasi pembelajaran termasuk dalam kategori kurang atau berada di tingkat paling rendah. Sekaligus memperlihatkan masih rendahnya pengetahuan guru PAI dalam pengukuran dan evaluasi pembelajaran. Implikasi yang bisa muncul adalah kesalahan dalam memberikan penilaian.4.    Kompetensi individual guru PAI secara umum termasuk dalam kategori baik. Kondisi ini cukup menggembirakan yang berarti guru agama Islam yang mengajar di SMU memiliki komitmen yang tinggi terhadap tugas dan profesi keguruannya.***